Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fenomena Maaf di Bulan Ramadhan

Memasuki awal Ramadhan tahun ini banyak hal yang menarik menurut saya untuk di tulis. Salah satunya tentang fenomena maaf memaafkan menjelang Ramadhan. Sebelum memasuki Ramadhan banyak sms ataupun ucapan-ucapan yang ditujukan kepada kita dengan indikasi maaf memaafkan. Hal ini tidak hanya berlangsung di dunia nyata tapi di alam mayapun melalui jejaring sosial ramai diperbincangkan. Terkait dengan hal ini ada sebagaian orang memandang bahwa fenomena tersebut adalah fenomena yang tidak ada tuntunannya di dalam Islam. Alasannya karena tidak ada dalil yang memerintahkan meminta maaf sebelum memasuki bulan Ramadhan. Sehingga sebagian dari mereka tidak setuju dengan fenomena ini.

Ilustrasi
Memang benar di dalam Islam diperintahkan sebelum melakukan suatu amalan terlebih dahulu harus diketahui dalil yang menjadi landasannya. Tapi terkait dengan fenomena maaf memaafkan ini, menurut saya adalah hal yang biasa dilakukan dan bahkan Islam menganjurkan untuk saling maaf memaafkan kapan dan dimanapun tanpa mengenal waktu dan tempat. Menurut saya mereka jugapun (yang tidak setuju dengan fenomena ini) tidak mempunyai dalil yang cukup untuk menguatkan pendapat mereka. Menurut pandangan saya kenapa maaf memaafkan itu ramai saat memasuki bulan Ramadhan?, mungkin karena saat itulah momen yang terbaik untuk menyampaikan maafnya. Jadi kesimpulannya maaf memaafkan menjelang Ramadhan itu adalah sesuatu hal yang lumrah terjadi sebagaimana hari-hari lainnya.

Melalui tulisan ini juga saya sampaikan permohonan maafku kepada teman-teman kiranya dalam setiap kata dan perbuatan terselip khilaf didalamnya. Selamat menjalankan ibadah puasa semoga keluar dari bulan ini kita terlahir sebagai pribadi yang semakin taat dan istiqamah. Taqabalallahu minnaa wa minkum. [AF]

Posting Komentar untuk "Fenomena Maaf di Bulan Ramadhan"