Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hati-Hati Dengan Pujian

Orang yang riya berciri tiga, yakni apabila di hadapan orang dia giat tapi bila sendirian dia malas, dan selalu ingin mendapat pujian dalam segala urusan. Sedangkan orang munafik ada tiga tanda yakni apabila berbicara bohong, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat.(HR. Ibnu Babawih)

Pujian mungkin bisa menumbuhkan kepercayaan diri. Namun pujian adalah rangkaian kata-kata yang harus anda waspadai. Ketika anda menerima pujian, dalam hati anda tersanjung, lalu mengangguk-angguk membenarkannya.

Sesaat kesadaran anda lenyap terbuai oleh perasaan yang luar biasa nikmat. Di sinilah letak keruntuhan pertama. Berhati-hatilah dengan pujian. Perlakukanlah ia seperti anda melihat ular berkulit indah namun selalu waspada karena sewaktuwaktu bias menyemburkan racun mematikan. Keruntuhan selanjutnya terjadi, bila anda mulai berkarya karena mengharap pujian. 

Ilustrasi
Barangsiapa mencari pujian manusia dengan bermaksiat terhadap Allah maka orang-orang yang memujinya akan berbalik mencelanya. (Ibnu Hibban)
Pujian itu bagai air laut. Semakin banyak diminum, semakin hauslah anda. Ia membunuh anda perlahan-lahan. Bukan terlalu banyak garam yang anda reguk. Namun, karena kerakusan anda yang tak terpuaskan. Bekerjalah dengan tulus dan ikhlas, karena anda memiliki tujuan mulia untuk ditunaikan. Siapkan keranjang sampah besar untuk menyikirkan semua pujian yang datang. Anda sama sekali tak memerlukan pujian. Anda memiliki jalan anda sendiri.
Menyukai sanjungan dan pujian membuat orang buta dan tuli. (HR. Ad-Dailami)

(TA)

Posting Komentar untuk "Hati-Hati Dengan Pujian"