Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jalan Tergenang, Salah Siapa?

Akhir-akhir ini cuaca di daerah Makassar dan sekitarnya seakan tidak menentu. Hujan kadang turun seharian disusul panas beberapa hari, kadang sebaliknya. Ada fakta menarik yang saya perhatikan saat hujan turun. Apa itu ?Adanya genangan air dibeberapa ruas jalan protokol. Hal ini saya pandang menarik karena sudah menjadi masalah yang cukup rumit dan berdampak buruk. Masalahnya adalah genangan air ini sudah membuat arus lalu lintas menjadi tersendat, sehingga aktivitas masyarakat terganggu.

Ini yang membuat saya berfikir, kok bisa jalan-jalan ini digenangi air separah ini?. Ternyata selidik demi selidik saya mendapatkan dua jawaban atas masalah ini. Pertama, buruknya saluran air/drainase yang ada. Faktanya jelas sepanjang jalan-jalan protokol yang saya dapati di Makassar, saluran drainasenya tidak ada yang berfungsi dengan baik, bahkan ada yang tidak punya saluran. Ini salah satu penyebab menggenangnya air di atas jalan. Kedua, karena perkembangan kota yang begitu pesat dan tidak diimbangi dengan pengaturan tata kelola kota yang memadai menjadi salah satu penyebabnya. Bangungan-bangungan banyak yang berdiri di pinggiran jalan dan tidak memperhatikan aspek ini. Karena padatnya bangunan-bangunan itu pula yang membuat berkurangnya daerah resapan air sehingga otomatis air tidak memiliki ruang dan tempat. Jadi satu-satunya alternatif air tersebut masuk ke jalan yang posisinya lebih rendah dibanding daerah sekitarnya.

Ilustrasi
Secara garis besar dua masalah itu yang menjadi penyebab terjadinya genangan air tersebut. Karena menurut pikiran awam saya, ini adalah masalah dan harus diselesaikan. Pertanyaannya siapa yang bertanggung jawab atas masalah ini ?. Saya tidak akan menyalahkan siapa-siapa, tapi yang pasti pemerintah dalam hal ini yang musti bertanggung jawab. Mereka yang seharusnya punya regulasi dan standar-standar agar penyebab terjadinya masalah ini bisa di atasi. Secara sederhana seharusnya setiap pengerjaan jalan bukan hanya fokus pada jadi tidaknya jalannya. Tapi lebih dari itu memperhatikan masalah-masalah lain yang bisa muncul dan berpengaruh pada efektif tidaknya penggunaan jalan tersebut salah satu contohnya saluran drainase ini.

Harapan saya, mudah-mudahan pihak terkait dalam hal ini pemerintah segera menuntaskan masalah ini dan memikirkan solusinya ke depan. Dan yang pasti ini sudah menjadi masalah dan kalau dibiarkan terus menerus bisa menjadi penyakit yang tak kunjung sembuh, ibarat hidup susah matipun enggan. Apalagi ada rencana pemerintah menjadikan kota Makassar menjadi kota dunia otomatis banyak variabel-variabel yang harus dipenuhi salah satunya adalah pengaturan tata kota dan infrastruktur yang memadai. [AF]



Posting Komentar untuk "Jalan Tergenang, Salah Siapa?"