Light From the East ; Hubungan Sains dan Islam
Ada buku menarik yang pernah saya baca judulnya "Light From the East-How Islamic Science helped Shape the Western World". Buku ini adalah buah karya John Freely yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia yang berjudul "Cahaya Dari Timur-Peran Ilmuwan dan Sains Islam dalam membentuk Dunia Barat".
Sekilas tentang John Freely, beliau adalah seorang pengajar di Bosphorus University, Istambul Turky sejak tahun 1960. John Freely lahir di New York tahun 1962 dan bergabung di AL AS ketika berusia 17 tahun, serta pernah terjun langsung selama dua tahun dalam perang dunia II. Beliau memperoleh gelar PhD di bidang fisika dari New York University dan melakukan penelitian pascadotoral dalam bidang sejarah sains di Oxford.
Dari buku ini banyak informasi mengenai perkembangan sains dan teknologi pra-Islam dan masa kekhilafahan Islam yang cukup lengkap dan luas. Termasuk dalam buku ini beliau menerangkan dasar-dasar sains modern yang ternyata banyak dibangun oleh para ilmuwan Islam. Beliau berhasil menarasikan kronologi proses kebangkitan dunia barat berkat ilmu pengetahuan dunia Islam.
Beliau menerangkan bahwa jauh sebelum periode renaisance di Eropa, ketika dunia barat masih berada dalam periode yang disebut "abad-abad kegelapan", dunia arab sudah dilanda oleh ilmu pengetahuan, berbagi penemuan dan kreativitas sebagai hasil dari zaman keemasannya.

Ini adalah cerita tentang bagaimana sains di zaman pertengahan Islam yang dimulai dengan penerjemahan manuskrip Yunani ke dalam bahasa arab di Baghdad pada abad ke-8, tumbuh dengan pesat serta mengembangkan pengetahuan dari Yunani, Mesopotamia, India dan China.
Seiring dengan perkembangan Islam, melalui para astronom, fisikawan, filsuf, ahli matematika, dan para alkemis, pengetahuan ini dibawa dari Samarkand dan Baghdad ke Cordoba, hingga mempengaruhi para pemikir barat seperti Thomas Aquinas dan Nicholas Copernicus, dan akhirnya menginspirasi fenomena kebudayaan dalam renaissance.
Saat memasuki masa-masa kemunduran Khilafah Islam sains barat sudah mulai menampakkan wujudnya hingga kini. Tapi ada hal yang dilupakan bahwa dunia barat sebebenarnya telah berhutang banyak kepada dunia Muslim atas pengaruh perkembangan sains Islam di masa pertengahan dalam membentuk sains modern.
Intinya buku ini cukup bagus untuk dijadikan referensi pengetahuan tentang perkembangan sains dan teknologi. Hanya sangat disayangkan buku terjemahannya masih banyak kata-kata yang keliru dalam pengetikan dan luput dari editor, serta narasi terjemahannya yang menurut saya masih agak kurang. Tapi yang pastinya buku ini Mantap. (TA)
Posting Komentar untuk "Light From the East ; Hubungan Sains dan Islam"